Tips Merawat Water Heater Agar Tahan Lama

Water Heater adalah alat yang digunakan untuk memanaskan air yang menggunakan sumber energi pada saat proses perpindahan panas. Alat ini berkerja dengan mengubah suhu normal menjadi panas. Dan jenis water heater bermacam-macam ada water heater listrik, water heater gas, Solar Water Heater dll. Selain itu juga ada cara loh untuk merawat water heater agar tahan lama, yuk simak pembahasan berikut:

Water Heater.

1.Pastikan Air yang Digunakan Adalah Air Bersih

Air yang bersih menjadi salah satu kunci awetnya water heater. Mengapa demikian? Air yang kotor yang mengandung residu (pasir, kerikil, atau lainnya), keruh, atau mengandung bahan kimia dapat menyumbat serta merusak saluran air. Hal ini dapat diatasi dengan memasang filter/penyaring yang tersambung dengan tangki pemanas. Nah maka dari itu harus selalu menggunakan air yang bersih.
Secara ideal, air yang dipakai untuk sebuah pemanas air merupakan air yang baku, yaitu air yang tidak mengandung kapur, garam, lumpur, pasir, dan batu. Mengapa demikian? Hal tersebut dapat menyumbat saluran air di setiap rumah. Lalu, penggunaan air yang memiliki tangki penampungan akan merusak kondisi tangki tersebut. Kotoran tersebut pun bertendensi untuk menumpuk dan membuat kebocoran di dalam tangki. Hal tersebut mungkin saja terjadi walaupun di dalam tangki penampungan sudah terdapat magnesium anoda.

2. Rutin Melakukan Perawatan Minimal Sekali dalam Satu Tahun
Jangan cuma dipake setiap hari tanpa membersihkannya. Pemanas air di rumah Anda harus dibersihkan minimal satu tahun sekali. Panggil teknisi yang telah ahli dan berpengalaman untuk melakukan pengurasan air yang ada di dalam tangki pemanas air. Hal ini dilakukan agar kotoran yang mengendap di tangki pemanas air dapat disingkirkan. Hal tersebut dilakukan supaya Handal Water Heater awet dan tahan lama untuk digunakan.
Setelah semua selesai dibersihkan, jangan lupa untuk memeriksa semua sambungan mulai dari pipa hingga jalur listriknya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui dan mengatasi kebocoran apabila terjadi. Pengecekan ini dilakukan juga untuk memastikan pipa dan arus listrik masih bekerja secara normal dan maksimal.

3.Lakukan Penggantian Magnesium Anoda Setiap 2 Tahun Sekali
Magnesium anoda dapat digunakan untuk membersihkan kotoran-kotoran yang ada di dalam pemanas air. Magnesium anoda ini dapat Anda taruh di dalam air boiler, heat exchanger, evaporator boiler, dan seterusnya. Magnesium anoda dapat melembutkan air, mendekontaminasi, serta dapat memperpanjang usia ketahanan pemanas air. Penggunaan magnesium anoda secara luas digunakan dalam pemanas air untuk perlindungan korosi dan karat sekaligus untuk memperanjang umur.

4.Jaga Kebersihan Elemen Water Heater

Salah satu hal penting yang juga tidak boleh dilewatkan adalah jaga kondisi kebersihan tangki, elemen, dan komponen water heater. Pastikan semuanya terbebas dari masalah karat agar elemen-elemen terpenting ini tidak mengalami korosi dan menghindarkan dari kebocoran. Kondisi tersebut dapat membantu menjaganya tetap dalam kondisi awet.

Itulah sederet tips untuk menjaga water heater agar tetap awet dan tahan lama. Kini Anda udah tidak perlu merasa khawatir dan bingung untuk memilih serta merawat water heater, ‘kan? Dengan disiplin merawat water heater dengan baik, maka dijamin akan membuat kondisi water heater yang Anda miliki tetap terjaga.

Mari awali semua langkah tersebut dengan langkah yang sangat penting, yaitu memilih water heater berdesain elegan yang berkualitas seperti ARISTON. Water heater satu ini pastinya siap memberikan suasana kehangatan mandi keluarga Anda di segala suasana.

5.Pengecekan Kelistrikan

Rutinlah melakukan pengecekan bagian kelistrikan dengan pemeriksaan pada elektrik heater dan thermostat pada water heater. Kemudian, ada baiknya jangan sering menyala dan mematikan water heater untuk menjaga kondisinya. Gunakanlah sesuai dengan pemakaian.

Semua itu dilakukan supaya kondisi thermostat dapat menjaga suhu air tetap maksimal di dalamnya. Karena jika Anda sering mematikannya, maka akan membutuhkan tenaga yang besar dan waktu yang lebih lama untuk proses pemanasan air kembali.

Tetapi jika Anda berencana tidak akan menggunakannya dalam waktu lama, seperti akan berlibur panjang keluar kota, dinas pekerjaan, atau keperluan lainnya. Anda dianjurkan untuk mematikan water heater demi keamanan dari korsleting listrik.

6.Perhatikan Safety Valve

Jangan lupa untuk melakukan pengecekan Safety Valve secara berkala untuk menjaga kondisi water heater. Alat ini merupakan pengaman untuk memeriksakan jika ada tekanan yang berlebih pada bagian dalam tangki, serta menjaga suhu tangki tetap stabil. Jika pemeriksaan safety valve secara berkala ini dilakukan secara rutin, maka Anda dapat mencegah terjadinya penyumbatan sehingga suhu tangki akan tetap aman dan terjaga.

Baca juga: Handal Water Heater