Mengenal Permainan Kelereng

Permainan kelereng merupakan salah satu permainan tradisional yang biasa dimainkan oleh anak laki-laki. Saat ini mungkin permainan kelereng sudah sangat jarang kita temui. Namun, masih ada beberapa anak terutama di pedesaan yang masih memainkan permainan kelereng ini.

Walaupun terlihat sepele, permainan kelereng ternyata juga memiliki banyak manfaat, seperti membantu perkembangan saraf motorik pada otak anak usia dini, mempererat pertemanan, meningkatkan kerja sama antar tim, dan masih banyak lagi yang lainnya. Ternyata kelereng tidak boleh disepelekan, ya.

Sejarah Permainan Kelereng

Sejarah kelereng sampai saat ini masih belum diketahui kepastiannya. Yang artinya, permainan kelereng berkembang begitu saja. Namun, beberapa orang percaya baha kelereng baru dimainkan sekitar tahun 90-an. Karena sebelum itu, masyarakat belum mengenal pembuatan dan pengolahan keramik.

Bentuk Umum Kelereng

Kelereng sendiri berbentuk sebuah bola kecil yang terbuat dari keramik padat berwarna hijau. Namun, warna hijau ini hanyalah warna umum, ada juga warna lain seperti hitam, merah, putih, dan warna lainnya. Di dalam sebuah bola kelereng, ditambahkan beberapa pernak Pernik semacam sebuah hiasan. Jadi, ketika dilihat lebih dekat maka akan ketahuan.

Tata Cara Permainan Kelereng

Permainan kelereng merupakan permainan sederhana yang tidak membutuhkan tenaga ekstra dalam memainkannya. Biasanya, dalam permainan kelereng membutuhkan beberapa orang pemain, minimal dua orang. Selain itu, biasanya permainan kelereng akan dimainkan di tanah lapang dan mengandalkan tanah sebagai wadahnya.

Pertama, misalnya yang sedang bermain adalah tiga orang. Maka tiga orang tersebut menyumbangkan karet-karetnya sebanyak yang disepakati. Kemudian, kelereng tersebut disatukan di satu tempat yang sama dan diberi lingkaran.

Para pemain akan melakukan penyeleksian dengan cara “hompimpa” untuk mendapatkan satu orang pemenang yang akan bermain. Setelah ditentukan siapa saja pemainnya, maka langkah pertama, seorang pemain akan melemparkan satu buah kelereng dari tempat yang berjarak beberapa meter dari kumpulan kelereng tadi.

Aturan mainnya, ketika kelereng tersebut mengenai kumpulan kelereng, maka kelereng yang keluar barisan dan garis akan dinyatakan menjadi milik pemain tersebut. Sealiknya, jika kelereng keluar berarti dia tidak berhasil. Maisng-masing orang akan mendapat gilirannya satu kali saja. Mudah, bukan?