Kredit cepat adalah salah satu pinjaman online yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Kredit cepat berada di bawah naungan PT Alfa Fintech Indonesia yang didirikan pada tahun 2016.

Pertanyaannya adalah seberapa besar bunganya dan bagaimana jika dibandingkan dengan Kredivo, salah satu fintech yang juga terdaftar di OJK yang mengklaim memiliki bunga paling rendah di antara pinjaman sejenisnya. Yuk, kita simak saja penjelasan ringkas berikut ini:

Syarat Kredit Cepat vs Kredivo

Kredit cepat memberikan persyaratan yang cukup mudah bagi calon nasabahnya. Calon nasabah adalah warga negara Indonesia yang bekerja dan berdomisili di wilayah Indonesia. Sudah berusia minimal 21 tahun dan tidak lebih dari 55 tahun yang dapat dibuktikan dengan e-KTP.

Tidak ada agunan atau jaminan yang perlu diberikan kepada Kredit Cepat jika nasabah ingin mengajukan pinjaman tunai secara online. Aplikasi Kredit Cepat sudah tersedia di Google Play Store sehingga proses pendaftarannya juga bisa kapan saja dan di mana saja.

Sedangkan syarat untuk mendaftar di Kredivo pun tak kalah mudah, yaitu punya penghasilan minimal Rp3 juta saja. Kredivo mirip seperti layanan kartu kredit yang kini bisa digunakan transaksi baik secara online maupun offline. Beberapa merchant yang sudah bekerja sama seperti IKEA, MCD, Erafone, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada, JD.ID dan ribuan merchant lainnya.

Bunga pinjaman Kredit Cepat vs Kredivo

Kredit Cepat tidak menerapkan sistem suku bunga melainkan dengan sistem komisi. Fintech Kredit Cepat ternyata memiliki sistem pinjaman online yang cukup unik sekaligus cukup berisiko tinggi. Mengapa? Pasalnya jika utang tidak bisa dibayarkan tepat pada tanggal jatuh tempo, maka komisi yang harus dibayarkan bisa mencapai 25% per bulan.

Kredit limit yang diberikan minimal Rp300 ribu dan maksimal hingga Rp8 juta per member. Tenor yang diberikan sebenarnya hanya dibatasi sampai dengan 30 hari tetapi bisa diperpanjang. Yang jelas tidak ada bunga jika pinjaman bisa dibayarkan tepat sebelum atau pada saat tanggal jatuh tempo.

Kredivo menginformasikan secara jelas suku bunga yang digunakan yaitu 2,6% per bulan, dan flat. Semua biaya transparan dan dapat diakses lewat website atau aplikasi resminya yang dapat diunduh lewat Google Play Store maupun App Store dengan mudah.

Pinjaman lewat Kredivo tidak perlu menyiapkan agunan dan akan diganti dengan biaya admin sebesar 6% dari jumlah pinjaman yang akan dikurangi dari pokok pinjamannya. Jadi, kamu tidak akan menerima utuh karena sudah dipotong di muka terlebih dahulu untuk biaya administrasi.

Pinjaman yang bisa diajukan mulai dari Rp500 ribu sampai dengan di atas Rp1 juta. Kredivo bahkan bisa memberikan limit kredit sampai dengan Rp30 juta. Yang pasti, Kredivo sudah terdaftar dan memiliki izin operasional resmi dari Otoritas Jasa Keuangan.  

Perbandingan simulasi pinjaman Kredit Cepat vs Kredivo

Supaya bisa lebih mudah mencernanya, berikut ini adalah simulasi pinjaman antara kredit cepat dengan Kredivo.

Jika kamu meminjam uang sebesar Rp1 juta melalui Kredit cepat untuk tenor 95 hari, maka perhitungan komisi yang harus dibayarkan adalah Rp8.000 per hari x 95 hari = Rp760.000. Maka, total pengembaliannya pada saat jatuh tempo adalah Rp1.760.000. 

Sedangkan jika menggunakan Kredivo dengan skema yang sama yaitu pinjaman sebesar Rp1 juta dengan tenor selama 95 hari, maka cicilannya perbulan adalah Rp359.340 yang artinya pada saat jatuh tempo total pinjaman pokok dan bunga yang dibayarkan adalah sebesar Rp1.078.020 ditambah dengan potongan admin sebesar Rp60.000 (6% dari Rp1 juta).

Dari perbandingan simulasi tersebut jelas bahwa bunga Kredit Cepat sangatlah tinggi jika dibandingkan dengan bunga pinjaman Kredivo. Namun, sekali lagi pilihan diserahkan kepada nasabah masing-masing dan siap bertanggung jawab secara finansial jika mengajukan pinjaman baik itu melalui Kredit Cepat maupun Kredivo. 

 

By sartika