Thu. Sep 29th, 2022

Keuntungan Studi Kelayakan Bisnis

 

Penelitian studi kelayakan bisnis memberikan pengaruh dan keuntungan yang sangat besar terhadap usaha yang akan dijalankan. Tidak dapat dipungkiri bahwa melakukan penelitian dibutuhkan biaya yang banyak.

 

Bukan hanya itu, hal yang harus dikorbankan untuk penelitian ini, yaitu tenaga, pikiran, dan waktu. Akan tetapi, penelitian studi kelayakan bisnis membawa dampak yang positif untuk setiap usaha. Berikut ini beberapa keuntungan dari studi kelayakan bisnis:

 

1. Meminimalisir Resiko Kerugian

Resiko kerugian merupakan masalah utama dalam bisnis yang paling mungkin terjadi. Diantara resiko bisnis yang lain, kerugian memiliki persentase paling tinggi. Untuk meminimalisir atau menghindari resiko ini perlu dilakukan studi pendahuluan, yaitu studi kelayakan bisnis.

 

Studi pendahuluan tidak hanya untuk menghindari resiko kerugian, tetapi juga menghindari resiko pemasaran, manajemen, teknis, dan resiko bisnis lainnya. Kondisi pada masa yang akan datang dapat diprediksi melalui studi kelayakan bisnis. Sehingga, dapat memperkecil resiko baik yang bisa dikendalikan ataupun tidak bisa dikendalikan.

 

2. Membantu Perencanaan Bisnis Menjadi Lebih Mudah

Studi kelayakan bisnis mempelajari semua aspek-aspek dalam dunia bisnis. Dengan dilakukannya penelitian terlebih dahulu, maka pengusaha dapat membuat rancangan anggaran biaya (RAB), target pemasaran, strategi pemasaran, perencanaan produk, perencanaan peralatan, perencanaan lokasi, perencanaan keuangan, dan lain sebagainya.

 

 

 

Selain itu, adanya prediksi yang didapat dari studi kelayakan bisnis pengusaha dapat melakukan pengawasan apabila terjadi penyimpangan.

 

3. Membantu Pelaksanaan Pekerjaan Lebih Mudah

Hasil laporan studi kelayakan bisnis akan menjadi buku panduan untuk pelaksanaan bisnis. Sehingga bisnis tersebut tidak akan berjalan di luar jalurnya. Pelaksanaan pekerjaan menjadi lebih mudah dan berjalan sesuai dengan perencanaan yang dibuat.

 

Hal ini dilakukan tidak lain agar tujuan bisnis tersebut dapat tercapai. Adanya perencanaan yang disusun juga mempermudah karyawan dalam menjalankan tugas-tugasnya.

 

4. Membantu Sistem Pengawasan Menjadi Lebih Mudah

Pemilik usaha akan lebih mudah melakukan pengawasan setelah bisnisnya berjalan. Hal ini karena semua aspek bisnis sudah tersusun dengan rapi dalam perencanaan studi kelayakan bisnis. Pengusaha dapat segera mengetahui hal-hal yang berjalan di luar jalur bisnis.

 

5. Membantu Mempermudah Pengendalian

Di dalam studi kelayakan bisnis sudah dibuat berbagai rekayasa dalam bisnis yang mencakup sensitivitas, target pasar, positioning produk, dan rekayasa bisnis lainnya. Apabila terjadi hal yang berjalan di luar jalur, pengusaha segera dapat menanggulanginya. Sehingga, penyimpangan yang terjadi tidak terlalu jauh.