Tue. Jun 28th, 2022

Rumus Layang-Layang : Pengertian, Sifat, Menghitung Luas dan Keliling serta  Contoh Soal Layang-Layang

Pasti anda sudah tidak asing dengan mainan layang – layang yang biasa diterbangkan saat musim kemarau. Ya, mainan satu ini memang menjadi salah satu mainan tradisional Indonesia yang masih sering dimainkan sampai saat ini. Tapi tahukah anda ternyata untuk membuat sebuah layang – layang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan karena perlu dihitung luas dan kelilingnya agar layangan bisa terbang dengan seimbang.

Bangun datar layang – layang sendiri merupakan bentuk bangun yang terdiri dari dua dimensi atau diagonal. Kedua pasang sisi pada bangun layang – layang ini memiliki panjang yang sama namun tidak sejajar dan saling membentuk sudut yang berbeda. Jadi sebenarnya bentuk bangun layang – layang ini hampir mirip dengan belah ketupat. Namun perbedaannya pada bangun belah ketupat semua sisinya memiliki panjang yang sama.

Jadi suatu bangun datar bisa dikatakan sebagai bangun datar layang – layang jika bangun datar tersebut memiliki ciri atau sifat – sifat bangun layang – layang sebagai beriku:

  • Mempunyai dua pasang sisi yang sama panjang tapi tidak sejajar.
  • Mempunyai dua sudut yang sama besar, contohnya sudut ABC = sudut ADC
  • Mempunyai dua diagonal yang saling tegal lurus, contohnya diagonal pada sisi AC tegal lurus dengan diagonal sisi BD.
  • Mempunyai satu sumbu simetris dan garis yang berhimpitan dengan garis AC

Untuk mendapatkan suatu bangun datar layang – layang yang benar dan seimbang, tentunya anda harus memiliki perhitungan dan ukuran yang seimbang pula. Jangan lupa perhitungkan juga berapa keliling dan luas dari bangun layang – layang tersebut agar ketika misalnya anda membuat mainan layang – layang, mainan tersebut dapat terbang dengan seimbang. Berikut ini rumus luas layang – layang dan juga rumus keliling layang – layang yang bisa digunakan.

  1. Rumus luas layang – layang

L = ½ x diagonal 1 x diagonal 2

L = ½ x d1 x d2

  1. Rumus keliling layang – layang

K = (a + a) + (b+b)

K = 2a + 2b

K = 2 (a + b)

Agar penggunaan rumus luas dan keliling layang – layang diatas lebih jelas, berikut ini terdapat contoh soal tentang cara penggunaan rumus tersebut.

*Contoh Soal 1

“Jika sebuah layang – layang memiliki ukuran diagonal 1 20 cm dan diagonal 2 23 cm. Hitung berapa luas dari layang – layang tersebut.”

Jawaban: L = ½ x d1 x d2

L = ½ x 20 x 23 cm

L = 10 x 23 cm

L = 230 cm2

Jadi diketahui bahwa luas dari layang – layang tersebut adalah 230 cm2

 

*Contoh Soal 2

“Diketahui bahwa sebuah layang – layang memiliki panjang sisi a = 10 cm, b = 10 cm, c = 25 cm, dan d = 25 cm. Hitung berapa keliling dari layang – layang tersebut.”

Jawaban: K = a + b + c + d

K = 2 x (a+c)

K = 2 x (10 + 25) cm

K = 2 x 35 cm

K = 70 cm

Jadi, diketahui bahwa keliling dari layang – layang tersebut adalah 70 cm.

Itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian, sifat – sifat, serta rumus yang digunakan untuk mengetahui berapa luas dan keliling dari bangun layang – layang. Semoga ilmu ini dapat bermanfaat dan menjawab pertanyaanya anda seputar bangun layang – layang.

By sartika