Kumpulan Fakta Mengenai Segitiga Bermuda

Fakta unik Segitiga Bermuda apa yang pernah kalian dengar? Mungkin kalian sering mendengar kalau Segitiga Bermuda adalah gerbang lorong waktu atau gerbang menuju Kota Atlantis. Bahkan, mungkin kalian sering mendengar Segitiga Bermuda dikaitkan dengan outsider? Sejak lama, kawasan ini memang sering dibicarakan orang. Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar Segitiga Bermuda?

Daerah yang berada di Amerika itu dianggap salah satu kawasan angker di dunia sebab tak sedikit kapal maupun orang yang dinyatakan hilang di sana. Lantas, seperti apa sih mitos dan fakta yang membayangi kawasan tersebut? Sebenarnya dugaan itu hanya mitos belaka, lho. Segitiga Bermuda tidak berkaitan dengan hal-hal mistis atau horor. Para ilmuwan kini sudah menjelaskan fakta-fakta ilmiah tentang Segitiga Bermuda. Yuk, simak fakta unik Segitiga Bermuda ini!

Fakta Mengenai Segitiga Bermuda
Fakta Mengenai Segitiga Bermuda

Kumpulan Fakta Mengenai Segitiga Bermuda

Berikut ulasan mengenai apa yang dikumpulkan tentang fakta mengenai segitiga bermuda yang berhasil di ramngkum dan menjadi informasi :

Kisah Misterius Seputar Segitiga Bermuda

Pada 1918, kapal Angkatan Laut AS USS Cyclops menghilang di kawasan ini. Kapal dengan panjang 164 meter itu membawa 309 awak serta mengangkut biji mangan seberat 9.000 ton. Dalam perjalanan dari Brazil menuju AS, kapal singgah di Barbados. Namun setelah meninggalkan wilayah tersebut, kapal seluruh awaknya menghilang begitu saja. Angkatan Laut AS yang menyatakan kapal tersebut hilang berasumsi bahwa peristiwa naas itu disebabkan sejumlah kombinasi kemalangan, mulai dari

bobot kapal yang berlebihan,

kondisi mesin bermasalah, hingga

gelombang besar.

Diperkirakan, kapal tenggelam di Palung Puerto Riko.

Sementara pada 5 Desember 1945, lima pesawat pengebom Avenger terbang dari Fort Lauderdale di Florida, AS untuk menggelar latihan rutin. Namun, dua jam setelah lepas landas, kru di daratan kehilangan kontak dengan lima pesawat ini. Pesawat Mariner dan 13 kru kemudian dikirim menuju lokasi terakhir Avenger. Alih-alih menemukan titik terang, pesawat yang harusnya mencari keberadaan Avenger justru ikut menghilang.

Lokasi dan Luas yang tak Pasti

Segitiga Bermuda diperkirakan terletak di Amerika Serikat yaitu di antara Bermuda, Puerto Rico, dan Florida. Jika digabungkan, titik batas wilayah Segitiga Bermuda akan membentuk segitiga. Karena itulah dia disebut sebagai Segitiga Bermuda. Namun, batas-batas Segitiga Bermuda belum diketahui dengan pasti. Selain itu, luas Segitiga Bermuda juga belum diketahui. Misterius kan?

Sejarah Segitiga Bermuda

Kawasan ini disebut Segitiga Bermuda sebab merujuk kepada wilayah perairan yang berada di antara Bermuda, Puerto Riko, dan Florida, Amerika Serikat. Adalah penulis Vincent Gaddis yang pertama kali menyebut istilah tersebut dalam tulisannya di majalah Argosy (1964).

Setelah Gaddis, wilayah tersebut kian populer karena dijadikan judul buku oleh Charles Berlitz, “The Bermuda Triangle” (1974). Berlitz berpendapat, dunia bawah laut Atlantis berada di kawasan Segitiga Bermuda. Sejak itulah pembicaraan tentang kawasan ini terus berlangsung lewat berbagai media, mulai dari buku, film dokumenter, siaran television, dan situs web.

Banyak Korban Berjatuhan

Segitiga Bermuda dianggap mengerikan karena sejak awal abad ke-20 sudah banyak korban berjatuhan. Salah satunya adalah kasus USS Cylops yang menghilang di tahun 1918. Kapal dari Brazil ini berlayar menuju Amerika Serikat. Di tengah perjalanan, kapal ini berhenti sejenak di Barbados. Namun, kapal dan awaknya hilang tanpa jejak setelah meninggalkan Barbados.

Teori-teori tentang Segitiga Bermuda

Para peneliti punya teori sendiri-sendiri untuk menjelaskan mengapa banyak kapal dan pesawat hilang saat melintasi kawasan Segitiga Bermuda. Menariknya, teori yang mengemuka tidak hanya didasarkan pada fakta sains, tetapi juga pandangan mistik ala paranormal.

Sebagai contoh, seperti halnya Berlitz, sejumlah kelompok meyakini bahwa berbagai fenomena yang terjadi di kawasan ini disebabkan oleh teknologi Atlantis. Atlantis adalah sebuah kota yang dimitoskan hilang dan sekarang berada di bawah laut.

Sebagian kalangan percaya bahwa teknologi yang dinamakan “Energi Kristal” milik peradaban Atlantis punya kemampuan menenggelamkan kapal dan pesawat. Selain itu, ada juga lo yang percaya bahwa outsider yang tinggal di bawah laut berperan besar dalam segala kejadian yang berlangsung di tempat ini.

Sementara kelompok yang berpegang pada landasan ilmiah berpendapat, kawasan tersebut punya semacam anomali geomagnetic. Itulah peristiwa yang menyebabkan kompas dan pilot pesawat kelimpungan. Fenomena semacam itu terjadi lantaran pengaruh Arus Teluk, cuaca buruk, metana hidrat atau fenomena yang membuat kepadatan air laut berkurang. serta, kesalahan manusia.

Executioner Clouds

Meskipun penuh misteri, Segitiga Bermuda tetap tidak ada kaitannya dengan hal-hal mistis, lho. Hilangnya kapal-kapal dan pesawat disebabkan oleh fenomena alam, yaitu Killer Clouds. Executioner Clouds adalah awan dengan bentuk heksagonal yang dapat berkumpul dan membentuk segitiga besar. Executioner Clouds yang berada tepat di atas Segitiga Bermuda ini dapat menimbulkan bom udara atau angin mematikan dengan kecepatan 273,8 km/jam. Ledakan bom udara inilah yang menjadi jawaban hilangnya kapal laut dan pesawat terbang.

Keterangan Pemerintah AS

Angkatan Laut AS dan Penjaga Pantai AS mengatakan pihaknya tidak percaya akan penjelasan suprarnatural atas berbagai hal yang terjadi di perairan Segitiga Bermuda. Mereka yakin, segala bencana yang terjadi di sana disebabkan oleh faktor alam dan kesalahan manusia, alih-alih makhluk ajaib yang tak dapat dibuktikan kehadirannya.

Bahkan, sebagaimana disebutkan di awal, Angkatan Laut AS juga menegaskan tidak ada peta resmi untuk menunjukkan wilayah itu. Badan Nama Geografis AS juga tidak mengenal Segitiga Bemuda sebagai nama resmi dan tidak memiliki information resmi tentang region tersebut.

By cahyaa