Mon. Feb 6th, 2023

Rumah anti gempat

Tinggal di negara yang sering terjadi gempa membawa rasa tidak aman dalam hidup. Sudah saatnya kita semua yang tinggal di negara gempa untuk mendapatkan rumah “tahan gempa” dengan mengamankan rumah kita, meskipun tidak akan bisa sepenuhnya membuat rumah benar-benar anti gempa, tapi setidaknya dengan mengmbil beberapa langkah sederhana, Anda akan tidur lebih nyenyak di malam hari.

Kita tidak bisa memprediksi gempa yang lebih kecil, apalagi gempa besar. Gempa yang mengubah hidup berikutnya dapat terjadi kapan saja–bahkan saat Anda sedang membaca artikel ini! Bersiap menghadapi gempa bumi berarti meminimalkan risiko Anda, bukan menghilangkannya.

Kita tahu bahwa risiko terbesar dalam gempa bumi besar berasal dari benda yang jatuh dan beterbangan. Karena itu langkah pertama bagi semua orang di negara gempa adalah membuat interior rumah Anda seaman mungkin dari gempa. Untuk hal ini Anda bisa menggunakan jasa kontraktor profesional seperti Jasa bangun rumah Jogjakarta.

 

Tips Pencegahan Gempa

Jauhkan furnitur tinggi dan berat dari area tempat tidur, tempat duduk, atau dimanapun Anda menghabiskan banyak waktu.

Ikat furnitur berat ke setidaknya dua tiang dinding Anda menggunakan tali pengikat gempa yang fleksibel.

Pindahkan barang-barang berat di rak agar lebih dekat ke tanah.

Jauhkan kursi dan meja dari jendela kaca besar, atau minimalkan risiko pecah dengan menambahkan kaca film plastik pelindung.

Simpan barang pecah belah di dalam lemari tertutup.

Pastikan pemanas air Anda diikat ke dinding dengan dua penyangga logam dan memiliki konektor air bergelombang yang fleksibel. Pelajari lokasi katup penutup gas Anda, pastikan Anda tahu cara mematikannya, dan simpan kunci pas berukuran tepat di dekatnya. Jika Anda sering jauh dari rumah, pertimbangkan katup otomatis yang akan mematikan gas jika terjadi gempa.

 

Cek Struktur Rumah Anda

Sekarang setelah Anda mengunci ruang interior Anda, pertimbangkan tulang-tulang rumah Anda. Meski sebagian besar cedera berasal dari benda yang beterbangan dan jatuh, rumah-rumah tetap saja bisa runtuh akibat gempa bumi. Jika rumah milik Anda dibangun lebih dari dua dekade lalu dan Anda tidak yakin tentang fondasinya, periksalah.

Turun ke crawlspace atau ruang bawah tanah di bawah rumah Anda, dan periksa dinding perimeter. Penguatan seismik rumah sebagian besar menyangkut penguatan pondasi. Rumah yang dibangun langsung di atas lempengan beton tidak akan memiliki ruang merangkak, namun jenis rumah ini kemungkinan besar sudah memiliki baut atau pengikat jangkar. Banyak rumah tidak memiliki ruang bawah tanah. Jika rumah Anda memilikinya, retrofit seismik ruang bawah tanah dapat memberi rumah Anda fondasi yang lebih kuat untuk keseluruhan rumah.

Anda dapat menyewa seorang insinyur berlisensi seperti Wijoyo Kanopi untuk melakukan pemeriksaan rumah Anda dan mengidentifikasi kelemahan dalam struktur yang memerlukan retrofit. Pemilik rumah juga harus hadir untuk pemeriksaan.

 

PERAN KELEMBABAN

Penting juga untuk memahami bagaimana kelembapan akan memengaruhi kekuatan rumah Anda. Fondasi rumah dipengaruhi oleh kondisi tanah dan air setempat. Jika tempat tinggal Anda memiliki tanah dengan kandungan tanah liat tinggi yang mengembang dan berkontraksi saat ada kelembapan, maka hal ini dapat menyebabkan pondasi bergerak naik turun dan akhirnya merusak struktur rumah. Untuk membantu menghindari kelembapan, jaga kebersihan talang atap Anda, dan pastikan air hujan selalu mengalir ke saluran air dan bukan ke bawah rumah.

 

BAUT FONDASI

Yang terpenting, pastikan bahwa “pelat ambang” rumah – bagian bawah dinding – dikoreksi dengan dibaut ke pondasi. Cari pelat jangkar baja yang dipasang di sepanjang ambang jendela. Jangkar-jangkar ini menjaga agar rumah tidak terguling dari fondasinya selama gempa bumi besar mengguncang.

Jika tidak ada, terlalu sedikit, atau dipasang dengan tidak benar, Anda mungkin ingin bertindak cepat dan menyewa kontraktor atau menangani sendiri pekerjaan itu (jika Anda terampil dan berani).

 

MENGUATKAN FONDASI

Dinding yang cacat muncul umumnya ketika sebuah rumah memiliki area kecil seperti ruang merangkak antara pondasi dan lantai pertama rumah tersebut. Dinding pendek berbingkai kayu ini pada dasarnya bertindak seperti peredam kejut selama gempa bumi. Mereka bisa menjadi faktor utama dalam kerusakan akibat gempa jika tidak diperkuat.

Untuk memperkuat fondasi, pemilik rumah biasanya memasang selubung kayu lapis berventilasi atau selubung diagonal di sepanjang dinding. Pekerjaan yang dilakukan dengan benar akan mengencangkan fondasi, kusen, dinding cacat, dan balok lantai menjadi satu massa yang tidak bisa dipatahkan.

 

Perencanaan Darurat Gempa

Bersamaan dengan membuat rencana darurat keluarga, menyimpan persediaan penting dalam peralatan gempa, dan bertemu tetangga Anda, menilai keamanan rumah Anda menempati urutan teratas dalam daftar periksa persiapan gempa.

Keseluruhan tugas mungkin tampak menakutkan, tetapi jika Anda melakukannya selangkah demi selangkah (mungkin mulai dengan mengamankan satu perabot per hari), Anda akan segera maju menuju rumah “tahan gempa”. Dan Anda akan merasa jauh lebih aman saat hari yang besar itu akhirnya tiba.

By roket