Wed. May 25th, 2022

Berikut sebagian tahapan didalam membuat brand guideline adalah sebagai berikut:

 

1. Kumpulkan Inspirasi

Tahapan pertama yang kudu ditunaikan didalam membuat brand guideline adalah menyatukan ide terutama dahulu. Dalam perihal ini Anda kudu jalankan diskusi bersama dengan tim, apakah logo, font, dan juga diksi brand Anda sudah sesuai bersama dengan target pasar atau belum.

Selain itu, lakukanlah perbandingan bersama dengan apa yang sudah dimiliki oleh pesaing. Cobalah dapatkan informasi perihal logo mereka, apakah lebih unik dan dapat mengemukakan pesan pada pelanggan atau tidak. Setelah beroleh informasi tersebut, maka Anda akan beroleh satu ide baru yang lebih segar.

 

2. Tentukan Elemen Penting dari Brand Guideline

Saat membuat brand guideline, terdapat tujuh elemen mutlak yang kudu Anda turut sertakan, yaitu:

Color Palette

Panduan palet warna di didalam suatu branding agency jakarta umumnya terdiri dari dua bagian, yakni primary brand colors yang umumnya digunakan didalam logo, dan secondary brand colors yang umumnya digunakan di didalam website, brosur, atau stand acara pameran.

Kode warna yang digunakan pun kudu terdiri dari warna RGB dan warna CMYK, agar hasil print warnanya muncul lebih terus menerus bersama dengan tampilan warna yang terdapat pada website.

 

Typography

Tata huruf ini kudu dapat didokumentasikan secara lengkap, merasa dari ukuran font, jenis font, hingga tingkat penggunaannya.

 

Logo Design

Panduan didalam desain logo ini mencakup sebagian hal, seperti penentuan logo, batas ukurannya, hingga penentuan warna dan latar belakangnya.

 

Imagery

Panduan pencitraan ini mencakup seluruh perihal yang dimanfaatkan agar dapat membuktikan citra pada suatu brand. Sepert situs ataupun sarana pemasaran lainnya, seumpama icon, watermark, dan foto.

 

Brand Tone

Dalam perihal ini, brand tone akan mencakup alur kata yang dipilih dan juga digunakan agar dapat mengemukakan pesan dan identitas brand.

 

Brand Stationery

Umumnya, brand stationery ini berbentuk blanko surat dan kartu nama. Hingga kala ini, kartu nama dan juga blangko surat masih dinilai sebagai fitur yang baik untuk beroleh first impression dari audiens.

 

Social Media Style

Panduan social sarana jenis ini lebih fokus pada bagaimana suatu brand muncul dan juga bertindak di sarana sosial. Hal ini tentu saja tidak serupa bersama dengan sarana sosial sebagai langkah pemasaran yang lebih fokus pada pengaturan informasi konten sarana sosial yang lebih detail.

Umumnya, sarana sosial di sebagian perusahaan besar dikelola oleh sebagian orang. Hal ini akan membuat tulisan brand tersebut membawa nuansa yang tidak serupa dan bahkan dapat muncul dari identitas brand tersebut.

Nah, bersama dengan ada anjuran ini, maka tiap-tiap tulisan perusahaan di sarana sosial akan selalu jalan beriringan bersama dengan identitas brand tersebut.

 

3, Buatlah Pedoman Untuk Setiap Produk

Selanjutnya, langkah membuat brand jenis guide adalah bersama dengan membuat suatu pedoman untuk tiap-tiap produk. Jadi, kalau brand Anda cuma membawa produk digital, maka Anda kudu selalu membuat pedoman didalam mengatur tata letak gambar ataupun penentuan tampilan di situs Anda.

Selain itu, seumpama Anda punyai produk berbentuk fisik, maka buatlah pedoman untuk desain kemasan produk Anda. Setiap produk kudu dibikin pedomannya tersendiri agar dapat tampil konsisten.

 

4. Buat Outline dari Brand Guideline

Langkah sesudah itu yang kudu Anda jalankan didalam membuat brand guideline adalah membuat outline. Contohnya untuk elemen logo, Anda dapat menerangkan filosofi di balik penentuan logo Anda. Jelaskan juga langkah yang pas untuk memanfaatkan logo dan perihal apa saja yang dilarang didalam membuat logo tersebut.

Setiap elemen brand guideline ini kudu Anda buatkan outline nya agar tiap-tiap tim dapat memahami bersama dengan mudah. Sama seperti halnya SOP yang akan selalu dibutuhkan oleh tiap-tiap karyawan didalam merampungkan tugasnya masing-masing.

Jadi, Anda kudu membuatnya secara memahami agar karyawan lain tidak bingung didalam membaca dan memahaminya.

Setelah selesai, maka Anda kudu dapat memastikan apakah pedoman ini dibikin file PDF nya saja atau dicetak. Perlu digaris bawahi bahwa brand guideline adalah dokumen kerja yang sangat penting, agar kudu dibikin bersama dengan baik.

By toha