Thu. Sep 29th, 2022

Mycargoo – Ajang balap formula E terbilang masih sangat muda usianya baru sekitar 7 tahun namun FE membuktikan bahwa tidak butuh waktu berpuluh-puluh tahun untuk menjadi salah satu bentuk motor sport yang sangat bergengsi.

Sejara FE berawal dari coretan-coretan tisu di restoran di Paris Prancis pada tanggal 3 Maret 2021. Coret-coret tersebut adalah milik Presiden FE yang menginginkan balapan Formula bermesin listrik sebagai cara untuk mendemonstrasikan potensi kendaraan berbasis listrik sebagai alternatif yang lebih bersih dan lebih baik.

Konsep utamanya adalah mesin listrik balapan di tengah perkotaan serta partisipasi Dufan sebagai tiga pilar untuk FE. Formula FE yg memulai balapan pertamanya di jalanan Olympic Park di kota Beijing Tiongkok pada tahun 2014 karena teknologi mobil listrik belum begitu tangguh waktu itu banyak mobil yang kehabisan tenaga sehingga harus diganti kendaraan di tengah lomba.

Ajang balap formula E yang saat itu dianggap sebelah mata karena mobil tidak bisa menyelesaikan satu balapan penuh akibat keterbatasan baterai. Balapan yang hanya dilakukan di Sirkuit Jalan Raya serta line up pembalap yang kebanyakan merupakan buangan dari F1. Apalagi tidak ada raungan knalpot gahar seperti mesin balap Formula One.

Seiring waktu formula E ini terus berbenah dengan peningkatan kapasitas baterai dan mesin apalagi dengan suksesnya Tesla yang membebaskan banyak sekali paten mobil listrik. Membuat formula E bisa melihat perkembangan sistem baterai dan pendinginan Tesla yang sudah sangat maju.

Dari sisi FE juga menghadirkan attack mode yaitu perubahan format balapan dari berbasis Lap menjadi berbasis waktu 45menit + 1 lab untuk membuat balapan semakin sengit.

Minat masyarakat terutama generasi muda terhadap moda transportasi alternatif yang ramah lingkungan juga mulai menguat pada periode waktu ini yang membuat formula E semakin mulai dilirik. Beberapa pabrikan papan atas yang ingin menguji teknologi mobil listrik menggunakan formula E sebagai tempat yang tepat untuk mempercepat proses riset dan tentunya image branding mereka.

Sehingga itu tidak heran kalau sekarang sudah tercatat ada sembilan pabrikan termasuk nama-nama besar seperti Nissan, BMW, Jaguar, mercedes-benz dan porsi yang mengikuti FE.

Faktor tersebut mengubah FE dari seri balapan anderdok menjadi seri balapan yang tidak kalah pamor dengan F1 dan MotoGP di banyak tempat di dunia.

Cara kerja dan desain mobil listrik formula E

Mobil formula E yang dirancang secara modular untuk memungkinkan tim dan pabrikan mengembangkan driftland sehingga teknologi mobil listrik dapat diuji hingga batas maksimalnya sebagai Sports car.

Baterai adalah penyimpanan energi utama layaknya sebuah tangki bahan bakar. Baterai ini dibatasi oleh aturan yang hanya mengizinkan berat maksimal 250 kg sehingga menjadi elemen yang paling berat dari mobil formula E.

Jumlah baterai yang digunakan setara dengan 400 laptop atau 5000 ponsel. Saat ini baterai yang banyak digunakan berjenis lithium ion serta kapasitas baterai yang diijinkan adalah 54 kilowatt-hour.

Sistem baterai dan penggunaannya ini diawasi ketat oleh FE yang secara telemetri memantau agar tidak ada kecurangan antar tim. Sebenarnya bukan hanya energi yang dibatasi oleh FE, FE sendiri berusaha untuk melakukan perubahan agar balapan musim depan tetap menarik.

Tenaga mobil balap listrik yang depan batal jauh lebih besar karena dilengkapi dengan baterai berkekuatan 220wat meningkat 200 kilowatt-hour dari musim lalu. Agar persaingan semakin ketat para pembalap diijinkan menggunakan attack mode dimana baterai bisa di overbos hingga 250 kilowatt-hour.

Daya dari baterai ditransmisikan ke inverter yang kemudian disalurkan ke motor dan transmisi yang biasa disebut sebagai Drive Train. Inverter merupakan saklar daya yang berkecepatan sangat tinggi dapat menghidupkan dan mematikan arus ke motor hingga puluhan ribu kali perdetik.

Inverter juga mengontrol arus listrik yang dikirim ke motor untuk menghasilkan torsi dan daya agar bisa menggerakkan roda. Motor listrik tiap tim biasanya memiliki desain yang berbeda namun pada prinsipnya memiliki dasar yang sama yaitu menggunakan dua bagian utama rotor yang berputar dan stator yang diam.

Rotor memiliki magnet yang sangat kuat sementara stator memiliki banyak gulungan kawat tembaga ketika arus listrik dilewatkan melalui kabel menghasilkan medan magnet rotor tertarik dan kembali didorong oleh Medan magnetnya sehingga berputar dan menghasilkan daya yang dibutuhkan.

Daya yang dihasilkan dari motor kemudian ditransfer ke roda melalui transmisi. Motor dapat berputar hingga 20.000 RPM.

Setiap tim biasanya mengkombinasikan kan dengan beragam teknologi untuk menjadi mobil yang tercepat Namun karena ruang yang sangat terbatas biasanya ada kompromi antar komponen untuk meraih hasil yang terbaik.Diantaranya adalah torsi gear dan juga berat kendaraan.

Pekerjaan biasanya difokuskan pada motor dan jenis motor yang digunakan pada akhirnya akan menentukan Berapa banyak gigi transmisi untuk kecepatan saat menikung atau berakselerasi. Tiap tim memiliki desain dan jumlah yang berbeda-beda sangat tergantung pada strategi masing-masing tim.

Hal yang paling ini berikutnya adalah manajemen suhu yang bertujuan untuk mengatasi peralihan termal pada baterai dan mesin. Dengan laju 225 KPJ dan Charger yang sangat besar ini berpotensi meningkatkan panas yang sangat luar biasa cara paling signifikan.

Untuk menghentikan suhu yang tidak terkendali adalah dengan menggunakan udara berkecepatan tinggi saat udara mengalir kepot mobil udara dialirkan melalui radiator yang berisi cairan pendingin yang terhubung melalui pipa ke komponen penghasil panas utama powertrain seperti motor, power inverter elektronik dan baterai lithium.

Baterai lithium biasanya berada tepat dibelakang kemudi pompa listrik kecil menjaga sistem tetap bersirkulasi ditenagai oleh baterai independen yang mengambil cairan panas untuk dialirkan ke radiator pendingi.

Bagian lain yang sangat penting adalah komponen individu terbesar dari mobil formula I yaitu monokok atau sasis. Bagian ini adalah bagian mobil menggabungkan kokpit yang memiliki fungsi utama menjaga keselamatan pengemudi jika terjadi kecelakaan.

Terdapat rollbol yang mencegah kepala pengemudi bersentuhan dengan tanah saat mobil terguling. Biasanya juga dipasang kamera untuk membantu saat siaran langsung dengan sudut pandang yang bagus.

Kokpid juga dikelilingi busa pengaman untuk menyerap energi saat terjadi guncangan kecelakaan bagian sampingnya juga diberi pengaman untuk mencegah intrusi benda asing dan mengurangi resiko pengemudi. Semuanya harus lulus tes ketat dan keamanan dari FE.

Pada sistem pengemudi formula yg didesain untuk menghadapi berbagai manuver ekstrem di berbagai kelokan. Sistem flat dengan bantuan elektronik yang presisi tinggi menjadi bagian yang sangat penting untuk mesin kemudi formula E.

Item yang menjadi perhatian berikutnya adalah sistem suspensi.

Suspensi ini didesain untuk mengubah beban mobil agar .bisa melintasi kondisi sirkuit yang bergelombang atau tidak rata.

Torsion Bar didesain fleksibel yang berfungsi seperti gimbal untuk menjaga keseimbangan. Terdapat mechanical system untuk menyeting saat menghadapi berbagai skenario Jalan.

Selain suspensi depan suspensi belakang juga didesain independen dengan sistem pas road. Suspensi belakang ini berfungsi untuk menampung gandar belakang yang bisa bergerak keatas dan kebawah secara independen sehingga bisa mentransfer beban secara efisien.

Berikutnya adalah sistem pengereman

Dengan kecepatan yang sangat tinggi dan berbagai manuver di lintasan rem mobil formula E didesain dengan material cakram carbon fiber berkinerja tinggi. Bantalan rem juga terbuat dari serat karbon yang sudah terbukti stabil karena gesekan panas yang tinggi.

Terdapat 4 Piston besar untuk memberikan tekanan maksimal hingga 80 barat 4000 kilo. Seiring waktu mobil formula yg terus melakukan upgrade dalam teknologi regulasi dan mengkombinasikannya banyak sekali event untuk membangun basis fans dan penontonnya.

Melihat banyaknya pemain besar yang berada di FE bukan tidak mungkin pabrikan pabrikan lain akan merevisi sebagai tempat uji coba teknologi elektrifikasi mereka. Pasalnya cepatnya penetrasi pasar kendaraan listrik di berbagai pasar otomotif dunia membuat pabrikan pabrikan besar semakin gencar mengejar elektrifikasi kendaraan mereka.

Apalagi jika aturan penghentian produksi mobil combustion engine berlaku di Eropa dan hanya memperbolehkan produksi mobil listrik. Tentu peluang formula E mulai untuk menjadi balapan masa depan akan semakin terbuka.

Dikutip dari dwell saat ini mulai banyak kota di dunia yang berebut untuk menyelenggarakan formula E mulai seperti Munchen, Wina, Shanghai dan Marquez. Dari sisi ekonomi raksasa teknologi IPB telah mendapatkan hak sponsor utama formula E mulai dengan perkiraan 12,5 juta Euro atau setaraf 294 miliar.

Merek-merek global lainnya seperti bos dan Heineken juga bergabung. Meski nilai sponsorship nya masih kalah jauh dibandingkan dengan Formula One namun ada peningkatan setiap tahunnya. Mantan juara Ikhwan asal Jerman yang kini menjadi investor River formila E rosberg menilai balap bertenaga listrik tidak cuma jadi ajang adu inovasi para pabrikan tapi juga menjadi sirkuit balap yang ramah untuk keluarga.

Dikutip dari motosport.com ipb mengklaim telah meraih pendapatan lebih dari 200 juta Euro atau setara 3,1 triliun selama musim balap 2018 2019. Menurut mereka menjadi peningkatan yang lebih dari 50% dibandingkan dengan musim sebelumnya.

Dari segi penonton si mengklaim bahwa musim 2018-2019 memiliki lebih dari 400 ribu penonton. Adapun jumlah penonton televisi meningkat 24 persen dari tahun ke tahun dengan pemirsa yang mencapai kumulatif 411 juta orang dalam seluruh balapan yang mencapai 13 seri.

Demikian sekilas mengenai balap mobil formula yg dan juga teknologi yang digunakan.

Arsip Infografis