BANGKITKAN UMKM INDONESIA MELALUI PASAR DIGITAL UMKM!

UMKM Indonesia saat ini sedang mengalami masa sulit dari semenjak berdiri. Berbeda dari tahun 1998 saat terjadi krisis moneter, justru UMKM lah yang membangkitkan Indonesia dari keterpurukan yang terjadi saat itu. UMKM merupakan usaha milik swasta yang dimiliki oleh orang dengan kewarganegaraan Indonesia.

Perlu diketahui juga, banyak sekali UMKM yang ada di Indonesia. Saat ini sudah tercatat ada sekitar 64 juta UMKM. Dan jumlah itu merupakan 99% dari total unit usaha yang ada di Indonesia, terumasuk perusahaan-perusahaan besar yang ada di Indonesia.

Di tahun 2020 ini, UMKM benar-benar kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan atau peminjaman modal dari lembaga keuangan bank maupun non-bank. Banyak juga dari mereka yang tidak mendapatkan permintaan dari pasar.

Oleh karena itu banyak UMKM yang mengalami penurunan dan bahkan tidak sedikit dari mereka yang memilih gulung tikar. Tercatat sudah hampir 30 juta unit UMKM memilih untuk menutup tikar karena beban pajak yang harus mereka bayarkan dan juga tentunya mereka mengalami kerugian yang sangat besar.

Pemerintah pun akhirnya memilih langkah cepat tanggap dengan memberikan keringanan pajak kepada pelaku UMKM. Lalu pemerintah Indonesia juga memberikan pencairan bantuan dana UMKM sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Selanjutnya pemerintah menginginkan agar UMKM Indonesia mendapatkan konsumen yang pasti. Maka dipilihlah BUMN sebagai konsumen pasti yang akan melakukan pembelian barang dan jasa dari UMKM.

UMKM Indonesia selanjutnya diminta untuk bergabung dengan PaDi UMKM. Ada beberapa persyaratan yang harus mereka penuhi sebagai UMKM terpercaya dahulu. Mulai dari SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), Nomor Induk Berusaha (NIB) serta IMB (Izin Mendirikan Bangunan) untuk UMKM yang memiliki toko.

Jika mereka memiliki SIUP sudah pasti mereka merupakan UMKM yang terverifikasi dengan baik di Kementerian UMKM. Langkah-langkah selanjutnya yang harus mereka penuhi adalah persyaratan untuk mendaftar sebagai seller di PaDi UMKM. Berikut persyaratan yang harus mereka penuhi:

Bagi UMKM yang ingin bergabung dengan PaDi UMKM bisa melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Klik “Daftar” di pojok kanan atas halaman utama PaDi UMKM B2B.
  2. Isi kelengkapan data pada step 1 ( Nama Perusahaan, NPWP, SIUP, TDB, NIB, Jenis Kegiatan Usaha dan BUMN Pengampu), kemudian klik “BERIKUTNYA”. Pada bagian kolom BUMN Pengampu dan Organisasi/Himpunan, silahkan diisi sesuai dengan BUMN/Organisasi pengampu perusahaan Anda. Bagi UMKM di bawah naungan BUMN, silahkan diisi sesuai dengan BUMN pengampu. Bagi yang berada di bawah naungan organisasi, silahkan diisi sesuai organisasi pengampu.
  3. Pada step 2, isi alamat perusahaan dan informasi pembayaran, kemudian klik “BERIKUTNYA”. (Gunakan nomor rekening perusahaan, atau jika tidak ada, gunakan nomor rekening direktur utama atau pemilik perusahaan Anda).
  4. Di step 3, masukan data Person in Charge (PIC) perusahaan. Kemudian klik “BERIKUTNYA”. (Pastikan nomor ponsel dan email yang diisi sudah benar dan aktif).
  5. Pada step 4, upload kelengkapan dokumen dengan format JPG atau PNG dengan size maksimal 1MB. Kemudian klik “DAFTAR”. Setelah itu, maka toko yang didaftarkan akan masuk ke verifikasi tim PaDi UMKM. Apabila sudah diverifikasi, maka Anda akan mendapatkan email (email yang sudah didaftarkan) untuk melakukan aktivasi serta pembuatan password.
  6. Setelah mengirimkan permohonan registrasi, mohon tunggu paling lambat 3 hari kerja untuk proses review dan verifikasi. Jika belum lolos verifikasi, silahkan mendaftar kembali dan pastikan untuk melengkapi semua informasi, syarat dan ketentuan yang berlaku. Jika berhasil terverifikasi, Anda akan mendapatkan email notifikasi untuk aktivasi akun.
  7. Segera aktivasi akun Anda, buat password baru dan Anda telah bergabung dengan PaDi UMKM B2B.

Segera bergabung dengan PaDi UMKM sekarang juga!