Mon. Feb 6th, 2023

Sedia payung sebelum hujan, pribahasa yang cocok untuk menggambarkan konsep asuransi terlebih asuransi jiwa konvensional. Dalam asuransi kita dapat meringankan dampak akibat dari sebuah musibah, terutama dalam hal finansial. Kenyataanya, setiap musibah pasti berkaitan erat dengan uang. Padahal kita belum tentu siap dalam hal itu.

Sebelum menjelaskan lebih dalam tentang konsep dan sistem oprasional asuransi jiwa konvensinal, alangkah baiknya jika kita membahas dulu apa itu asuransi jiwa secara umum. Kata asuransi berasal dari bahas belanda, assurantie yang mempunyai arti pertanggungan. Dari kata ini lahir kata baru yaitu assuradeur  yang artinya penanggung dan greassuradeur dengan arti bagi tertanggung.

Sedangkan secara istilah asuransi adalah perusahaan ekonomi yang mengemban resiko dengan menggabungkan manajemen keuangan. Pada saat kondisi tertentu suatu pribadi mengalami resiko keuangan akan dipertanggungjawabkan oleh pihak perusahaan sehingga dampak akibat kondisi tersebut dapat dikurangi. Di negara Indonesia asuransi secara baku dituli pengertiannya pada UU nomor 2 tahun 1992 tentang usaha perasuransian. Didalam undang undang tersebut dijelaskan bahwa asuransi adalah perjanjian antara dua belah pihak atau lebih.

Konsep asuransi jiwa konvensional

Pada asuransi jiwa terdapat dua pihak yang pertama penanggung dan yang kedua adalah tertanggung. Ketika mengikuti asuransi jiwa konvensional  pihak penanggung dan tertanggung mengadakan sebuah perjanjian, perjanjian tersebut disebut polis. isi dari perjanjian asuransi jiwa adalah sebagai berikut:

 ”ketika tertanggung mengalami sebuah musibah secara mendadak pihak penanggung bertanggungjawab dengan memberikan uang pertanggungan. Disisi lain pihak tertanggung wajib membayarkan uang premi sebagai syarat mutlak. Uang pertanggungan bisa diberikan kepada tertanggung atau pihak lain seperti keluarga.”

 

Baca juga: Mustakim

Dari pembahasan diatas dapat dipahami asuransi jiwa konvensinal dimaksudkan untuk mengurangi resiko dari dampak suatu musibah yang dialami tertanggung di hari yang akan datang. Membahas tentang resiko, semua orang tentu saja memiliki resiko dalam setiap aspek kehidupan. Hal ini terjadi karena selalu ada ketidakpastian masa yang akan datang. Dalam menyikapi ketidakpastian tersebut, asuransi datang untuk membantu meringankan beban resiko terkhusus dalam hal keuangan.

By roket