Thu. Sep 29th, 2022

Saat ladies tengah isikan bensin di SPBU, pasti pernah lihat counter kecil yang sedia kan sarana pengisian gas nitrogen.

Oh ya, sarana pengisian gas nitrogen itu untuk ban mobil atau motor.
Ladies pastiya penasaran, apaan sih gas nitrogen itu?

Selain diisi bersama dengan angin biasa, ban mobil termasuk bisa diisi degan gas nitrogen.
Meski judulnya sama-sama angin untuk ban mobil, ternyata kualitas mereka bisa terbilang tidak sama lho ladies.

Dan di antara ke-2 itu, isikan angin ban mobil bersama dengan hawa biasa tidaklah sebaik mengisinya bersama dengan gas nitrogen.

Jadi intinya, isikan angin ban mobil bersama dengan gas nitrogen direkomendasikan.

Tapi apa yang membedakannya dan menyebabkan gas nitrogen lebih baik untuk ban mobil ya?
Otofemale.id melansir GridOto.com, menurut Willy pemilik bengkel spesialis Radja Basa di Lampung Selatan, garis besarnya nitrogen itu keliru satu senyawa yang tersedia di udara, dan angin biasa itu sesungguhnya termasuk mempunyai kandungan nitrogen.

Menurut Willy, hawa yang dipakai untuk isikan tekanan angin ban mobil itu diisap dari hawa di kurang lebih kita.
Dimana hawa di kurang lebih kami mempunyai kandungan 80 persen nitrogen, sisanya tersedia campuran 18 persen oksigen, 2 persen uap air dan gas lain-lain,” terang Willy.

Molekul hawa yang bercampur ini menyebabkan tekanan angin ban mobil cenderung tidak stabil kala terkena panas sementara berjalan, tetapi mudah didapatkan.

Sedangkan gas nitrogen untuk ban mobil merupakan senyawa gas nitrogen murni tanpa tersedia campuran gas lain.

“Senyawa gas nitrogen murni ini didapat dari nitrogen cair yang diuapkan kemudian dimasukan ke di dalam tabung tekanan tinggi,” tutur Willy.

Lanjut Willy, nitrogen murni termasuk bisa termasuk didapat dari alat kompresor angin khusus yang miliki nitro generator sebagai pemisah gas nitrogen dengan menggunakan flow meter untuk dihisap dan gas hawa lain disemprot keluar.

“Tekanan ban butuh molekul hawa yang homogen agar stabil dan konsisten, makanya angin nitrogen jadi pilihan utama sekarang,” tutup Willy.

Jadi intinya, isikan angin ban mobil bersama dengan gas nitrogen direkomendasikan.

Tapi apa yang membedakannya dan menyebabkan gas nitrogen lebih baik untuk ban mobil ya?
Otofemale, menurut Willy pemilik bengkel spesialis Radja Basa di Lampung Selatan, garis besarnya nitrogen itu keliru satu senyawa yang tersedia di udara, dan angin biasa itu sesungguhnya termasuk mempunyai kandungan nitrogen.

Menurut Willy, hawa yang dipakai untuk isikan tekanan angin ban mobil itu diisap dari hawa di kurang lebih kita.
Dimana hawa di kurang lebih kami mempunyai kandungan 80 persen nitrogen, sisanya tersedia campuran 18 persen oksigen, 2 persen uap air dan gas lain-lain,” terang Willy.

Molekul hawa yang bercampur ini menyebabkan tekanan angin ban mobil cenderung tidak stabil kala terkena panas sementara berjalan, tetapi mudah didapatkan.

Sedangkan gas nitrogen untuk ban mobil merupakan senyawa gas nitrogen murni tanpa tersedia campuran gas lain.

“Senyawa gas nitrogen murni ini didapat dari nitrogen cair yang diuapkan kemudian dimasukan ke di dalam tabung tekanan tinggi,” tutur Willy.

Lanjut Willy, nitrogen murni termasuk bisa termasuk didapat dari alat kompresor angin khusus yang miliki nitro generator sebagai pemisah gas nitrogen untuk dihisap dan gas hawa lain disemprot keluar.
ekanan ban butuh molekul hawa yang homogen agar stabil dan konsisten, makanya angin nitrogen jadi pilihan utama sekarang,” tutup Willy.

By toha