7 Cara Memilih Susu yang Baik Untuk Bayi

Susu bayi tidak boleh sembarangan, karena susu formula bayi sendiri merupakan salah satu makanan pendamping ASI setelah menyusui. Faktanya, terkadang susu formula adalah satu-satunya susu pilihan Anda saat Anda mungkin tidak dapat menyusui.

Membeli susu yang baik untuk bayi tidaklah mudah saat ini. Pasalnya, pemilihan susu formula yang salah bisa menimbulkan reaksi alergi pada bayi Anda. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memilih dengan lebih cermat.

Ada berapa jenis susu formula bayi?

Ada banyak jenis susu formula yang sebenarnya berasal dari berbagai sumber, bentuk dan merek susu formula. Beberapa jenis susu formula yang bisa Anda pilih adalah

Susu formula yang mengandung susu sapi

Kebanyakan susu formula yang ada di pasaran berasal dari susu sapi. Dan biasanya susu formula sapi ini lebih banyak mengandung protein, lemak dan karbohidrat yang seimbang. Formula dalam susu sapi berubah agar bayi lebih mudah mencernanya.

Karena susu sapi biasa dengan susu sapi untuk bayi memiliki beberapa perbedaan, banyak perubahan perlu dilakukan sebelum bayi meminumnya.

Susu formula yang mengandung susu kedelai

Susu formula bayi yang terbuat dari susu kedelai sendiri merupakan salah satu susu yang dibutuhkan untuk bayi dengan intoleransi laktosa sementara. Hal ini biasanya karena bayi mengalami infeksi saluran cerna, alergi susu sapi yang biasanya berkaitan erat dengan imunoglobulin E, defisiensi laktase dan galaktosemia. Dengan begitu, pilihan susu kedelai bisa menjadi solusinya.

Susu formula tidak mengandung laktosa

Untuk susu formula bayi jenis ini yang tidak mengandung laktosa maka kandungan gula pada susu formula biasanya akan tergantikan dengan jenis gula yang lain, dan untuk susu formula bayi yang tidak mengandung laktosa sangat cocok untuk bayi yang memiliki intoleransi laktosa.

Hidrolisis parsial atau formula hipoalergenik (HA)

Susu formula bayi ini merupakan jenis susu bayi yang mengandung protein yang telah dipecah menjadi lebih kecil. Ini pada akhirnya memudahkan si kecil untuk mencerna.

Biasanya bayi sering membutuhkan susu formula seperti ini karena bayi memiliki alergi terhadap protein susu tertentu atau karena mengalami masalah penyerapan zat gizi, terutama untuk bayi prematur.

Di antara berbagai jenis susu formula, Anda pasti akan semakin bingung memilih jenis susu yang tepat untuk buah hati Anda. Jika si kecil tidak memiliki alergi atau tidak memiliki masalah dalam mencerna susu, Anda dapat memberikan susu sapi pada si kecil.

Namun, jika anak Anda menderita intoleransi laktosa, dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak susu formula bebas laktosa, susu kedelai, atau susu terhidrolisis. Ini adalah jenis susu yang bisa dipilih bayi Anda.

Bahan dalam Susu Formula

Saat memilih susu formula, ada baiknya memilih susu dengan benar dan tidak sembarangan. Usahakan untuk memilih susu formula yang mengandung nutrisi yang baik untuk buah hati Anda. Berikut beberapa bahan dalam susu formula, diantaranya:

Mengandung zat besi

Zat besi merupakan salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan bayi Anda, terutama jika bayi Anda berusia di atas 1 tahun. Dan pada usia ini bayi membutuhkan penyimpanan zat besi di dalam tubuhnya karena mengalami penurunan terutama jika bayi Anda tidak disusui. Selain membantu pertumbuhan, kandungan zat besi yang cukup pada tubuh bayi ternyata membantu mencegah bayi dari gangguan kesehatan akibat anemia.

 Mengandung probiotik dan prebiotik

Di dalam susu formula sendiri mengandung probiotik dan prebiotik yang merupakan bakteri baik untuk usus bayi. Sehingga hal ini juga akan memberikan banyak manfaat untuk menjaga kesehatan usus buah hati anda.

DHA dan ARA

Ada banyak jenis susu formula bayi yang mengandung kedua bahan tersebut. Keduanya sebenarnya adalah asam lemak omega 3 yang dapat dikonsumsi bayi Anda dalam ASI dan makanan lain seperti ikan dan telur. DHA dan ARA dalam formula ini juga dikatakan bermanfaat untuk membantu penglihatan bayi dan juga perkembangan otak bayi.