4 Tata Cara Memberikan Susu untuk Bayi Prematur

Kondisi bayi yang lahir lebih awal dari waktunya alias prematur merupakan kondisi khusus yang memerlukan perhatian khusus pula. Kelahiran bayi yang berusia di bawah 37 minggu sudah termasuk prematur sehingga tidak bisa menghisap ASI dengan sempurna. Oleh sebab itu, disarankan untuk memberikan susu formula Morinaga untuk asupan nutrisi si kecil yang kondisi organ dalamnya belum sempurna ini.

Memberikan susu formula menjadi opsi ketika ibu belum bisa memberikan ASI. Akan tetapi, harus tetap diusahakan pemberian ASI kepada bayi prematur. Karena hanya ASI yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil dengan sempurna.

Memberikan Susu untuk Bayi Prematur

Memberikan ASI atau susu formula kepada bayi prematur memang tantangan tersendiri bagi orangtua, khususnya ibu. Sebab tidak mudah memberikannya pada si kecil yang belum mampu menghisap puting susu maupun dot. Cara dan tips berikut mungkin bisa membantu ibu untuk memberikan asupan nutrisi pada si kecil:

1.     Pemberian Susu Menggunakan Sendok atau Pipet

Bayi dengan kondisi kelahiran belum cukup bulan memang membutuhkan perawatan intensif, melebihi dari bayi yang lahir dalam kondisi normal. Oleh sebab itu, pemberian susu sebagai nutrisinya harus sangat diperhatikan.

Jika bayi masih tidak bisa menyusu melalui puting maupun dot, bisa memberikan ASI maupun susu formula menggunakan sendok atau pipet sebagai alat bantu. Pemberian susu dengan cara ini memerlukan perhatian dan kehati-hatian.

2.     Menggunakan Botol Lactating Aid

Botol lactating aid ini merupakan botol dengan dua selang kecil pada bagian tutupnya yang dapat digunakan untuk mengalirkan susu. Di bagian bawah terdapat tali yang bisa digantungkan ke leher ibu. Selang kecil dapat ditempelkan ke puting ibu, kemudian disusukan kepada bayi.

Anda bisa mengisi botol dengan ASI hasil perasan atau menggunakan susu formula Morinaga yang khusus diperuntukkan bagi bayi prematur. Langkah ini akan membantu menstimulasi si kecil untuk mengisap puting dengan baik.

3.     Usahakan untuk Memberikan ASI Eksklusif

Bayi prematur membutuhkan perawatan di inkubator, tapi di lain sisi juga tetap membutuhkan ASI ibunya. Oleh sebab itu, ibu harus memberikan ASI eksklusif untuk si kecil walaupun tidak langsung menyusui.

Caranya dengan memompa ASI setelah 2 jam melahirkan. Lakukan pemompaan ini 2-3 jam sekali dengan jumlah susu 30 hingga 45 cc. Hal ini akan membuat keluar ASI lebih lancar di kemudian hari.

4.     Gunakan Metode Kanguru

Posiskan bayi di dalam pelukan ibu seperti ketika kanguru menjaga anaknya. Hal ini akan merangsang bayi dan membuat ibu lebih rileks. Selain itu akan membuat terjalinnya kontak antara ibu dan anak.

Dengan menggunakan metode yang tepat, menyusui bayi prematur tidak akan menjadi kendala berarti bagi Anda. Meskipun tetap harus dilakukan dengan penuh kesabaran dan ketelatenan. Berbagai informasi menarik lainnya seputar bayi prematur Anda dapatkan di Orami.

Jika kondisi Anda kurang memungkinkan memberikan ASI, maka memilih produk Morinaga untuk bayi prematur bisa dijadikan opsi. Karena asupan gizi di dalam susu formula merek ini memang khusus diperuntukkan bagi bayi yang kelahirannya prematur.